Dampak Games by Ridho Qodri
Game, tidak ada seorangpun yang tidak mengenal kata ini karena seperti yang kita tahu bahwa game sekarang adalah salah satu media yang paling populer dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai penghilang stress maupun sarana untuk menyalurkan hobi. Tapi tahukah anda bahwa game membawa dampak bagi perkembangan otak?
Jika anda pernah bermain game, apalagi game strategi maupun puzzle, berarti anda sedang mengasah otak anda dalam perkembangan secara kognitif. Jenis-jenis game tersebut bisa membuat kita berpikir bagaimana cara menyelesaikan tantangan di dalam game, sehingga otak kita terus dilatih untuk memecahkan beberapa persoalan. Ada juga beberapa siswa yang menjadikan game sebagai teman belajarnya. Lantas apa fungsi game itu sendiri di dalam pembelajaran? Setiap siswa bisa saja menganggap fungsi dari game yang dimainkan berbeda-beda, misalnya sebagai obat anti bosan, karena terkadang belajar secara terus-menerus bisa membuat kita cepat bosan dan lelah. Jadi, dengan bermain game bisa membuat otak kita kembali segar.
Tetapi, bermain game secara terus-menerus bisa menyebabkan dampak yang sebaliknya. Bermaingame terus-menerus bisa menyebabkan kita menjadi seorang yang pemalas karena otak kita jarang dipakai untuk memikirkan yang lain selain memikirkan game. Itu juga akan berdampak terhadap perkembangan otak kita menjadi lebih lambat. Di dalam kelas, kita juga sulit untuk berkonsentrasi karena konsentrasi kita sudah terdedikasi untuk game sehingga kita akan sangat sulit untuk meraih ilmu yang lebih banyak, dan itu akan berdampak pada masa depan kita untuk beberapa tahun ke depan.
Jadi, Seimbangkanlah waktu antara bermain game dan belajar untuk mendapatkan efek yang maksimal.






